Saturday, August 31, 2019

Pilih Mana Tukar Tambah HP Atau Beli Baru?

Tukar Tambah HP

Kegiatan barter telah ada jauh sejak peradaban manusia dimulai. Hingga sekarang di beberapa komunitas atau kelompok masyarakat kegiatan ini masih dilakukan, termasuk di forum jual-beli ponsel pintar.

Seperti diketahui rata-rata vendor pembuat ponsel pintar selalu mengeluarkan varian terbarunya di Indonesia antara satu sampai satu setengah tahun sekali, ada juga vendor pembuat ponsel pintar yang mengeluarkan varian barunya hanya berselang enam bulan saja.

Hal ini karena tingginya minat orang Indonesia yang ingin berganti-ganti HP setiap ada varian baru yang diluncurkan dipasaran. Faktanya pengguna handphone di Indonesia cenderung mengganti handphone mereka ke yang baru setelah menggunakan handphone tersebut selama 1-2 tahun. Program tukar tambah HP berubah menjadi cara yang semakin digandrungi oleh konsumen Indonesia untuk mengganti handphone mereka dari lama ke yang baru.

Melihat tren yang terjadi sepertinya opsi tukar tambah HP lama dengan yang baru seakan lebih menggoda dari pada membeli yang baru, ini karena factor lebih efisien dan lebih murah yang ditawarkan opsi tukar tambah ini.

Bahkan perusahaan riset Canalys mencatat total pengapalan smartphone di Indonesia pada 2018 sebanyak 38 juta ponsel. Dari total ponsel terjual itu, riset tersebut menyebut rata-rata orang Indonesia memiliki dua ponsel yang tidak terpakai. Sehingga, terdapat peningkatan jumlah ponsel bekas yang tidak terpakai.

Nah agar terhindar dari hal-hal yag tak diinginkan seperti pencurian akun atau yang lainnya saat menukar tambahkan ponsel lama anda, berikut ini kami berikan 3 tips agar tukar tambah menjadi aman.

1. Logout semua akun
Hal pertama yang mesti Anda lakukan adalah keluar atau log out semua akun-akun di ponsel Anda. Hal ini untuk mencegah kebocoran data dan penggunaan data pribadi Anda untuk perbuatan sewenang-wenang. 

2. Pastikan ponsel dalam keaadan baik 
Untuk mengefisiensi biaya, pastikan kondisi ponsel dalam keadaan baik. Sebab, keadaan ponsel akan sangat berpengaruh terhadap nilai tukar tambah yang disepakati. Namun, jika Anda ingin lebih mengefiensikan biaya, juallah beberapa ponsel bekas yang berada di rumah, tak hanya satu karena faktanya, rata-rata masyarakat Indonesia memang memiliki 2 ponsel bekas yang masih layak tukar tambah di rumah.

3. Pilih metode yang sesuai 
Seiring perkembangan zaman, metode tukar tambah tak hanya tersedia secara offline tapi juga online. Sebelum melakukan tukar tambah, pastikan Anda mengetahui metode yang Anda butuhkan. Jika Anda memang membutuhkan ponsel secepat mungkin, tukar tambah secara offline lebih disarankan. Karena tukar tambah secara online akan memakan waktu beberapa hari tergantung paket pengiriman yang Anda pilih. 

Dari masa kemasa opsi tukar tambah ini menjadi pilihan banyak orang ketimbang Diskon. Tren Tukar Tambah Ponsel Lebih Diminati Namun, dari segi efisiensi biaya, tukar tambah secara online agarnya jauh lebih unggul sebab, harga tukar tambah secara online akan ditentukan oleh kecerdasan buatan dan teknologi lainnya yang membuat harga ponsel sesuai dengan baik buruknya komponen.

Sementara di toko offline, biasanya harga ponsel bekas hanya bisa ditentukan oleh pemilik toko, tergantung baik atau tidaknya pemilik toko tersebut. Pun belum ada ukuran resmi untuk menentukan baik buruknya ponsel bekas tersebut. Kondisi ponsel hanya bisa ditentukan dari mata masing-masing peritel.

0 komentar

Post a Comment